Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata : "Sampailah kita kepada Hadits yang Mulia yang jika mereka merenungkannya, ia akan lebur dengan Cinta kepada Sang Nabi SAW. Hadits ini menerangkan betapa cintanya Sang Nabi SAW kepadaku dan kalian. "ANA AWLA BIL MU'MINIIN MIN ANFUSIHIM | Aku (Nabi Muhammad SAW) lebih utama, lebih patut didahulukan oleh orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri''
Inilah bentuk kemuliaan ALLAH SWT kepada Sang Nabi Saw untuk setiap pribadi muslimin muslimat. Betapa dekat dan eratnya dan tidak bisa terputusnya Sang Nabi SAW dengan ummatnya karena Beliau AWLA BIL MU'MINIINA MIN ANFUSIHIM.
Sungguh Bila beliau masih berada didekat kita , Beliau SAW akan memberikan dan memebela seluruh Ummatnya yang kesulitan. Baik yang tertimpa keseulitan Dhahir maupun keseulitan Bathin, dari permasalahan hidup hingga seluruh yang bersangkutan dengan hajat-hajat ku dan kalian.
Lalu apa yang Sang Nabi SAW berikan kepada kita ?
"Jika ada dianatara kalian (Ummat Sang Nabi SAW dimasa itu) yang wafat dan tidak punya harta untuk membayar hutang-hutangnya, maka Aku (Nabi Muhammad SAW) yang akan membayar hutan-hutang tsb".
Sang Penebus Hutanghutang Ummatnya yang tidak mampu untuk membayar, IALAH SAYYIDINA MUHAMMAD SAW .
"Barang siapa yang masih meninggalkan harta maka untuk ahli Warisnya" Demikianlah ucapan Sang Nabi SAW
Jadi pada Hakikatnya yang lebih berhak kepada ahli waris itu adalah Sang NABI MUHAMMAD SAW. Karena Beliau SAW lebih berhak daripada keluarganya tetapi Sang Nabi SAW mengatakan "Kalau ada hutang, biar Aku yang membayar hutang-hutang tsb (Maksudnya Rasulullah SAW , agar hutang-hutang dari ummatnya yang telah wafat dan tidak mampu membayar agar diberikan kepada Rasulullah SAW agar Beliau SAW yang melunasinya).
NAMUN kata Rasulullah SAW bila ada harta yang ditinggalkannya (maksudnya ditinggalkan oleh orang tsb yg telah wafat) maka ambilah dan itu untuk keluarganya. tapi kalau ummatnya yang wafat dan memiliki hutang yang belum dibayarkan atau ia tidak mampu membayarnya maka, Aku (Nabi Muhammad SAW) yang akan membayar hutangnya.
Demikianlah Sosok Pemimpin besar di Dunia dan Akhirah Sayyidinia Muhammad SAW.
Beliaulah Sang Penebus umatnya di Dunia dan Akhirah. Sehingga di yaumual Qiyamah, Beliau SAW juga yang berusaha menebus dosa umatnya dengan bersujud untunk pengampunan demi seluruh pendosa diantara aku dan kalian. Inilah Sayyidina Muhammad SAW"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar